Menu

Ormeus Coin – Token Untuk Industri Pertambangan Kripto

  Dibaca : 106 kali
Ormeus Coin – Token Untuk Industri Pertambangan Kripto

Ormeus Coin, proyek ICO yang dibuat menggunakan token standar ERC20 ini telah diluncurkan secara resmi pada hari Selasa, 17 April dua hari lalu di Bangkok. Ormeus ini adalah platform yang didukung dengan industri pertambangan kripto dibelakangnya.

Pihak Ormeus, menyatakan bahwa sampai sejauh ini, mining farm mereka telah memiliki power hash sebesar 85 PHs untuk pertambangan bitcoin, 57 THs untuk DASH, dan 3,1 THs untuk Scrypt mining Litecoin. Kisaran perolehan laba bulanan dari mining farm itu berkisar hingga 5,4 juta USD.

Kabarnya, Ormeus menggunakan sekian banyak unit perangkat pertambangan termasuk juga Green Box AC Air Cooled Mobile Datacenter. Pada setiap unit mobile Green Box data center berukuran kurang lebih 40 kaki, terdapat hingga 179 miner dengan cakupan sebesar 7,5 PH/s melalui ASIC.

Menyiasati besarnya jumlah pasokan energi listrik yang dibutuhkan, Ormeus telah menjalin beberapa kerjasama dengan beberapa stasiun pembangkit listrik bertenaga air. Targetnya, proses kerjasama tersebut diharapkan bisa rampung pada kuartal keempat di tahun 2019 nanti. Jika sejauh ini pihak Ormeus masih menggunakan energi kurang lebih 125 megawatt, proyeksi di tahun 2020, Ormeus cukup terobsesi untuk bisa memasok energi hingga 2gW.

Sadar bahwa proyeksi utilitas tokennya untuk industri pertambangan kripto, maka digunakanlah Ormeus Reserve Vault (ORV) untuk meningkatkan fungsi keamanannya. ORV ini adalah sebuah wallet dengan multi-signature address. Wallet tersebut, bisa digunakan juga untuk Bitcoin, Ethereum, maupun Ormeus Coin.

Set aturan tentang ORV tersebut disematkan dalam smart contract mereka, menjadi sebuah aturan dasar yang umum digunakan dalam sebuah mining farm di dunia kripto. Misalnya seperti bagaimana manajemen persentase pendapatan pertambangan miner dan hal-hal lainnya.

Maka untuk menterjemahkan set aturan itu, smart contract Ormeus Coin (ORME), sengaja untuk dapat mendukung beberapa hal. Misalnya proses verifikasi nilai deposite di mining farm menjadi semacam proof of mining tersendiri, verifikasi ORV, dan juga lock dan unlock jumlah saldo. Garis besarnya, Ormeus berobsesi membuat platformnya seakan menjadi sebuah DAO tersendiri berdasarkan desain smart contractnya.

Terkait dengan langkah untuk memuluskan program ICO mereka, pihak Ormeus juga menawarkan Airdrop dengan jumlah setara dengan 50 juta USD dalam bentuk ORME, token Ormeus. Selain untuk program ICO, jika anda tertarik dan bergabung di program mining farm Ormeus, anda dapat langsung mengunjungi ormeusbackoffice1.com.


Artikel ini adalah artikel berbayar. EdukasiBitcoin tidak bertanggung jawab atas isi, akurasi, kualitas, iklan, produk atau materi lainnya yang tertulis didalamnya. Pembaca harus melakukan penilaian sendiri sebelum memutuskan tindakan apapun yang terkait dengan perusahaan. Edukasibitcoin tidak bertanggung jawab, secara langsung atau tidak langsung, atas kerusakan atau kerugian yang disebabkan, atau diduga disebabkan konten dalam tulisan ini.
Editor:
KOMENTAR

Belum Ada Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional